Liverpool FC Bertemu Tottenham Hotspur di Final


Divock Origi (kiri) dan Lucas Moura (kanan)
UEFA Champions League telah menyisakan 1 laga puncak final yang akan mempertemukan Liverpool FC melawan Tottenham Hotspur yang akan di gelar di stadion Wanda Metropolitano, Madrid pada 1 Juni 2019 nanti. ke dua tim berhasil lolos dan melaju ke final setelah perjuangan berat mereka pada babak semifinal kemarin.


Liverpool memiliki ambisi yang bisa di bilang hampir mustahil untuk lolos ke babak final liga champions musim ini setelah takluk 3 - 0 dari tim raksasa spanyol Barcelona pada laga leg petama semifinal liga champions yang di gelar di markas Barcelona, Camp Nou. Namun, apapun dapat terjadi dalam sepakbola, Liverpool yang kehilangan 2 pilar utama nya, Mohammed Salah dan Roberto Firmino karena cidera harus menuntaskan misi mustahil tersebut menjadi kenyataan. Divock Origi di berikan kesempatan untuk menggantikan peran dari Firmino di lini depan. Tak butuh waktu lama untuk Origi, pada menit ke 7, Origi mampu menjebloskan gol ke gawang Barcelona dan menjadi skor akhir dari babak pertama. Barcelona mampu unggul dalam penguasaan bola sebanyak 58%, akan tetapi berbagai penyelamatan gemilang berhasil dilakukan oleh Allisson dengan sempurna, hingga menit ke 54 Wijnaldum mampu menggandakan skor bagi Liverpool menjadi 2 - 0. Hanya berselang 2 menit kemudian gawang Barcelona yang dikawal oleh Ter Stegen kembali kemasukkan oleh Wijnaldum yang membuat aggregat menjadi 3 - 3 sehingga membuat pertandingan menjadi sengit kembali. Menit ke 79 menjadi petaka bagi Barcelona, berawal dari sepak pojok Liverpool, Alexander Arnold sudah bersiap mengambil tendangan pojok tersebut, namun melakukan pergerakan yang seakan diri nya tidak jadi untuk mengambil tendangan tersebut dan bermaksud memberikan tendangan pojok tersebut kepada Shaqiri, akan tetapi Arnold langsung melakukan tendangan pojok tersebut dan memberikan operan datar kepada Divock Origi yang berdiri bebas di kotak penalti tanpa kawalan dan kesiapan para pemain Barcelona sehingga Origi mampu menyambut dan mencetak gol ke 4 bagi Liverpool. Gol ke 4 Liverpool sempat mendapatkan protes dari pihak Barcelona, akan tetapi wasit tetap mengganggap gol tersebut sah. Hingga pluit berakhir nya pertandingan di tiup, skor tetap 4 - 0 untuk keunggulan dan membuat Liverpool lolos ke babak final Uefa Champions League. Catatan Liverpool ini menjadi catatan sejarah comeback dengan defisit lebih dari 3 gol di bababk semifinal dan memperpanjang catatan buruk Barcelona yang kalah setelah unggul 3 gol pada laga leg pertama di liga champions.

Di laga lain, Tottenham Hotspur harus bertandang ke Amsterdam Arena untuk melanjutkan misi melaju ke babak final liga champions. Laga leg pertama berakhir dengan skor 1 - 0 bagi kemenangan Ajax. Ajax hanya perlu membutuhkan hasil imbang guna lolos ke babak final, namun bukan hal yang mudah bagi Ajax mengingat Spurs tampil maksimal di laga leg ke 2. Ajax tampil impresif setelah berhasil menggugurkan tim sekelas Juventus dan Real Madrid pada babak perempat final dan perdelapan final kemarin. Tak butuh waktu lama bagi Ajax untuk unggul dari Spurs, 2 gol mereka yang bersarang ke gawang Tottenham pada menit ke 5 dan 35 berkat gol dari Matthjis de Ligt dan Hakim Ziyech menjadikan Ajax unggul 2 - 0 pada babak pertama dan membuat aggregat sementara menjadi 3 - 0. Mimpi buruk pun menghantui Spurs pada babak pertama, namun anak asuh Pochettino menjawab semua keraguan akan tim mereka berkal 3 gol yang dilesahkan oleh Lucas Moura pada menit ke 55, 59, dan 90 +6 injury time yang membuat aggregat menjadi 3 - 3 dan membuat Spurs lolos ke babak final berkat unggul gol tandang mereka. Lucas Moura dinobatkan menjadi man of the match pada pertandingan ini berkat trigol yang dicetak nya.

Liverpool dan Tottenham berhasil melaju ke babak final liga champions musim 2018/19 berkat comeback luar biasa yang dibuat tim mereka masing- masing. Final sesama tim Inggris ini kembali terjadi setelah 11 tahun lalu di laga Chelsea melawan Manchester United pada final liga champions tahun 2008 lalu. Final tahun ini juga membuat tidak ada tim wakil dari Spanyol di partai final liga champions yang berarti tidak ada Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang salah satu nya selalu tampil pada laga final kompetisi elit benua biru ini sejak 2013. Laga Final akan di gelar di stadion Wanda Metropolitano pada 2 Juni 2019 nanti diprediksi akan berlangsung sengit, Jasabola menggunggulkan Liverpool menjadi juara karena riwayat sejarah Liverpool menjuarai kompetisi elit benua biru dengan koleksi 5 gelar setelah musim lalu gagal karena harus kalah dari Real Madrid di partai puncak.
Share on Google Plus

About arenasport

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Post a Comment